|
Putus asa untuk mendapatkan seorang anak, sepasang suami istri minta tolong kepada Romonya untuk mendoakan mereka. "Saya akan ke cuti panjang ke Roma," katanya, "Saya akan menyalakan sebuah lilin di Basilika St. Petrus untuk kalian." Ketika Romo itu kembali tiga tahun kemudian, ia mendapati sang istri sedang hamil, dan merawat dua pasang anak kembar.
|
|
|
Waktu masih anak-anak setiap hari Buyung dan Rizal berdoa :
Buyung : ''Berikanlah saya kemudahan dalam mencari rejeki. Semisal hanya dengan uncang-uncang kaki-pun, sudah datang pula uang.."
|
|
Seorang pendeta baru saja selesai memberitakan injil di desa sebelah. Dalam perjalanan pulang, karena hari sudah hampir malam, ia pun nekat untuk mengambil jalan pintas, melewati hutan belantara.
Di tengah hutan, ia bertemu seekor Singa yang kelihatannya sangat lapar. Ia pun berlutut dan berdoa,
|
|
Dalam sebuah persekutuan, seorang pendeta sedang memimpin doa yang luar biasa panjangnya. Ia terus berdoa dan berdoa. Di tengah doanya yang panjang itu, Ia bertanya kepada jemaatnya : "Apalagi yang perlu saya doakan ?" Jemaat serentak menjawab : "Amin, Pak Pendeta, Amin" |
|
Sudah lama seorang pemuda mencari seorang pacar. Ia selalu mendoakan keinginannya itu. Tetapi dari hari kehari, tahun ketahun doanya tidak terkabul. Iapun akhirnya memutuskan untuk merubah doanya menjadi "Tuhan, saya tidak meminta lagi seorang pacar bagiku, tetapi berilah Ibu saya seorang menantu" |
|
|
|
|
|
|
Page 1 of 2 |